Skip to main content

Kamera Mirrosless Akan Menggusur DSLR ?




Menurut data dari The NPD Group, lembaga survei yang berada di Amerika Seikat, penjualan kamera terbaru mirrorless secara keseluruhan telah tumbuh sekitar 16,5 persen selama 12 bulan belakangan ini. Sementara itu, untuk penjualan Kamera DSLR menurun kurang lebih 15 persen dibanding dengan periode yang sama. Konsumen terbesar kamera mirrorless adalah pasar di daerah Asia yang mencapai 40,80 persen.

Direktur Eksekutif The NPD Group, Ben Arnold mengatakan bahwa trend kamera digital sekarang masuk dalam periode peralihan, di mana Kamera DSLR sudah mulai ditinggalkan konsumennya dan lebih beralih ke kamera mirrorless

"Pertumbuhan kamera mirrorless lebih cepat dibanding DSLR, karena teknologinya lebih canggih. Kedepannya, Kamera mirrorless benar-benar akan menjadi pemimpin pasar dunia untuk kamera digital,” Kata Ben Arnold dalam keterangannya, Sabtu (12/9).

Sama seperti  riset yang dilakukan oleh Camera & Imaging Product Association (CIPA), populasi Kamera DSLR semakin menurun di berbagai negara dunia. Menurut data Camera & Imaging Product Associatio, tahun 2015 ini, populasi kamera Mirrorless bisa mengalahkan Kamera DSLR di Asia yang sudah menyentuh angka 40, 80 persen, Jepang sekitar 21,07 persen. Sedangkan DSLR di Asia hanya menguasai sekitar 38,48 persen dan Jepang sekitar 10,71 persen.
Begitu pula hasil riset yang dilakukan oleh JFK di Jepang, setiap tahunnya, kamera DSLR terjun sangat bebas, tahun 2012, DSLR terjual  sekitar 1.050.000 unit, tahun 2013 menurun menjadi 1.010.000 unit, dan menurun sangat drastis pada tahun 2014 menjadi 720.000 unit. Kebalikannnya dengan DSLR kamera Mirrorles mengalami kenaikan yang sangat bagus. Pada tahun 2012, Mirrorless terjual sekitar 200.000 unit, tahun 2013 menjadi 230.000 unit, tahun 2014 menjadi 270.000 unit.
Olympus adalah  Salah satu produsen kamera Mirrorless yang konsisten dalam mengembangkan kamera. Brand ini mengantongi teknologi yang dibangun khusus untuk menciptakan digital photography dan tanpa crop factor dengan varian bermacam macam, baik pada bagian kamera maupun  bagian lensa pendukungnya.

Shinobu Ikuta, Manager Imaging Business Division, Southeast Asia and Oceania, Olympus Corporation of Asia Pasific Limited. Mengatakan “Jajaran lensa Olympus adalah yang paling lengkap dan kami sangat serius dalam mengembangkan teknologi Kamera mirrorless, karena Olympus selalu mempersiapkan teknologi teranyar untuk pasar global,”

x

Comments

Popular posts from this blog

Cara Mengendalikan Angin, Api, Air, Tanah Dengan Kinesis

Ada yang tau film kartun Avatar The Legend Of Aang ? iya masa gak tau, nah di film itu di ceritakan seorang avatar bisa mengendalikan 4 elemen yaitu Angin, Api, Air, Tanah. kra kira manusia seperti kita ini bisa gak ya ? Tapi jangan beranggapan tidak bisa dulu, semua itu " mungkin " bisa dengan Kinesis. Kinesis apa sih gan ?? Kinesis itu adalah  merupakan suatu percabangan ilmu yang dekat dengan kebatinan. semacam kemampuan untuk mengendalikan sesuatu elemen, tapi ini menggunakan suggesti dan konsentrasi tinggi
Permulaan :
Pertama coba kamu mulai latihan saat melihat semut berjalan, perhatikan dengan baik. konsenstrasikan dan suggestikan terus agar semut itu mengikuti arah yang kamu tentukan. lakukan hingga sukses 
Mengendalikan Elemen Udara (Aerokinesis)
Ingat Udara dan Angin itu berbeda  udara adalah angin yang diam sedangkan Angin adalah udara yang bergerak
Caranya :
1. Lakukan kegiatan ini di kawasan yang damai ( tidak ada angin ). Tau bola Baseball ? nah coba sekarang kamu …

Mobil Sport Buatan Indonesia Yang Tidak Jadi Di Kembangkan

Hai ngomong ngomong mobil yang diatas keren banget ya, pasti itu buatan luar negeri *nelen ludah*. Eits.. jangan salah sangka dulu.. mobil itu adalah mobil sport listrik buatan anak bangsa Indonesia. Keren kan ? Anak bangsa Indonesia sebenernya sudah berhasil membuat banyak mobil mobil prototype yang keren keren dan maco. Tapi sayang sejuta sayang banyak di antara proyek mobil nasional ini harus berhenti begitu saja. Proyek berhenti karena berbagai kendala yaitu pertama tidak adanya investor, pasokan komponen mobil dan desain mobil yang kurang menarik sehingga banyak mobil buatan kita yang gagal dalam dalam produksi masal. berikut adalah kumpulan mobil sport yang tidak jadi dikembangkan :
1.  SKEV -1 ( Signal Kustom Electric Vehicle 1 )
GambarLihat disini
Mobil ini adalah mobil sport bertenaga listrik buatan anak anak indonesia hasil kerjasama antara Coachbuilder Signal Custom dan LIPI. mobil SKEV-1 ini beberapa kali sempat menghebohkan masyarakat luas yang ketika pertama kali di pamerka…